Lahan Bangunan WC Di SDN Cikeas 2 Bermasalah

©ilustrasi tb

Transbogor.co- Proyek pembangunan kamar mandidan water closed (KM/WC) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cikeas 02 diprotes pihak yang mengklaim sebagai ahli waris lahan sekolah tersebut.               


Lahan hibah SDN Cikeas 02 yang terletak di Jalan Cijulang Rt 03/04 Desa Cadasngampar seluas 2000 meter ini kembali hangat menjadi sorotan publik.Pasalnya, pihak yang mengklaim sebagai ahli waris melakukan tindakan protes keras lantaran pembangunan KM/WC tidak ada sosialisasi terlebih dahulu.


"Bangunan Wc sekolah yang baru 25 persen dikerjakan ini terancam mau dibongkar paksa oleh para ahli waris, alasannya pembangunan ini katanya belum dapat ijin dari ahli waris. Padahal ini proyek Pemkab Bogor, kenapa harus ada ijin dari ahli waris, kami yang kerja jadi kebingungan harus bagaimana mengambil sikap," keluh pekerja proyek yang enggan disebut namanya.

 
Pemborong proyek hingga saat ini sedang berusaha menghubungi Kepala Sekolah SDN Cikeas 02 untuk melakukan mediasi kepada para ahli waris agar pekerjaan proyek tidak mengalami kendala.

"Kita didesak PPK untuk tepat waktu mengerjakan proyek Wc sekolah, kalau tidak tepat waktu bisa kena denda dan sanksi. Makanya saya masih berusaha minta Kepala Sekolah untuk memberikan pengertian kepada ahli warisn," harap dia.


Sementara Kepala Sekolah SDN Cikeas 02 belum bisa ditemui tim peliputan Trans Bogor. Sementara, warga setempat yang enggan pula disebut namanya membenarkan persoalan lahan hibah SDN Cikeas 02 ramai menjadi perbincangan.

 "Saya pernah dengar katanya lahan itu dihibahkan kakeknya tapi tanpa bukti hibah yang sah asalkan anak cucunya bisa sekolah disitu secara gratis. Tapi belakangan malah minta ganti rugi lahan kepada pemerintah seharga satu juta rupiah per meter," katanya.  (bili)

.