Warga korban Longsor kampung parung Areuy, Masih Tempati Bangunan non permanen

©

Transbogor.co- Pasca kejadian bencana alam tanah longsor di kampung parung Areuy Rt 03 Rw 03 Desa Kahriki Kecamatan Ciseeng, Minggu (3/3) lalu,yang mengakibatkan 10 rumah warga rusak berat dan tak layak dihuni. Pihak pemerintah desa setempatpun tak tinggal diam dengan melakukan relokasi berupa bangunan non permanen diatas lahan warga setempat.

Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Evi Rosamala membenarkan pihak Kecamatan berkodinasi dengan Dinas Tata Bangunan Dan Permukiman Kabupaten Bogor dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor.  

"Sebanyak 10 kepala keluarga korban longsor sudah di evakuasi bulan Maret lalu sampai sekarang masih menempati rumah non permanen, ada juga yang dikontrakkan yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Bogor," ungkapnya, di kantor BPBD Kabupaten Bogor, Rabu (13/4). 

Dirinya menambahkan bantuan juga datang dari  BPBD Kabupaten Bogor mulai dari evakuasi, relokasi sementara hingga bantuan logistik berupa sembako, obat-obatan, peralatan masak dan selimut.

"Bantuan BPBD Kabupaten Bogor disalurkan kepada 10 kepala keluarga korban longsor yakni Muhidin, Sudrajat, Tioh, Supandi, Jamal Azhari, Eyah Mulyanah, Amit, Alamsyah, Suma warga Kampung Parung Areuy Rt 03 Rw 03 Desa Kahriki," jelasnya.

Nantinya lanjut dia, bila ada bantua kembali rumah warga yang rusak parah akan segera dibangun.”Tunggu bantuan ada, bawru dilakukan pembangunan kerumah warga yang terkena bencana longsor,”pungkas dia.(Zis)

.