Miris, Sampah menggunung dibiarkan, Warga Mulai Terserang Penyakit

©transbogor

Transbogor.co- Desa Cibanteng mengakui masih sulit mengatasi persoalan sampah yang berada di pengairan irigasi, pihaknya akan meminta bantuan kepada dinas terkait.

Tumpukan sampah yang sudah menggunung di dekat pemukiman warga RT 02 RW 01 Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, sampah tersebut sudah lama dibiarkan begitu saja.

"Sampah itu sudah lama dibiarkan begitu saja, sudah 10 tahun lebih menggunung di pingiran pengairan irigasi," kata salah satu warga, Enduh, yang jarak rumahnya sekitar 50 meter dari tumpukan sampah, Jum'at (15/04)

Hal ini dibenarkan oleh Sekertaris Desa, Sakim Tarmizi, persoalan penumpukan sampah di RT 02 RW 01 tepatnya di pinggiran pengairan irigasi Cibanteng. "Kami memang kesulitan untuk membenahi persoalan sampah di lokasi itu karena sulitnya akses untuk pengangkutan sampah, gerobak sampah saja tidak masuk,padahal dampak dari tumpukan sampah itupun sebagaian warga terkena penyakit gatal-gatal hingga DBD" ujarnya saat diwawancarai transbogor

Dia juga menyayangkan sebagian warga membuang sampah di lokasi itu. "Memang ada sebagian warga yang membakar sampah, tapi masih banyak juga warga yang membuang sampah di lokasi itu, saya juga berharap warga sadar jika terus menerus buang sampah di pinggir irigasi bisa menimbulkan banyak penyakit apalagi sampah tersebut sudah semakin banyak," tambah dia

Kami juga berharap dari pihak DKP dan pengairan setempat membantu menangani persoalan sampah di pengairan irigasi cibanteng, jika tidak segera teratasi saya khawatir akan berdampak buruk bagi warga yang bermukim didekat lokasi itu. (Zis).

.