Nik Tertukar, Warga Ditolak Urus BPJS Kesehatan

©

Transbogor.co- Pemberlakuan sistem aplikasi administrasi kependudukan (SIAK-4) menjadi SIAK-5 kembali menimbulkan persoalan baru. Diantaranya akurasi nomor induk kependudukan (NIK) tertukar atau terhapus. Ditanya adanya kartu BPJS Kesehatan milik warga Desa Gunung Geulis yang NIK tertukar dengan warga Desa Cikeas Kecamatan Sukaraja.

Pegawai Hubungan Ekternal BPjS Kesehatan, Rido mengatakan pihaknya belum mengetahui penerapan SIAK-5 di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). "SIAK itu apa ya mas, kita punya data base sendiri secara online nasional," katanya. 


Dirinya juga tidak tahu menahu soal adanya warga Cikeas hendak mengurus BPJS Kesehatan yang ditolak lantaran NIK KTP-el muncul pada data milik warga Gunung Geulis yang sudah lebih dahulu mengurus BPJS Kesehatan. "Setiap hari ada ratusan warga yang memasukan berkas. Nanti kita cek lagi apakah benar adanya laporan itu," jelas dia.  


Sebelumnya, Ketua Rt 02/03 Desa Cikeas Kecamatan Sukaraja, Nurdin mengeluhkan seorang warganya tidak dapat mengurus kartu BPJS Kesehatan karena NIK KTP manual miliknya sudah digunakan oleh warga Desa Gunung Geulis yang memiliki kesamaan nama. (bili)

.