Gedung Sekolah Ambruk, Disdik Kota Bogor panggil Kepsek SDN Balumbang Jaya 1

©

Transbogor.co- Terkait atap bangunan sekolah ambruk, Kepala SDN Balumbang Jaya 1, Suparno SP, dipanggil Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor. Pemanggilannya itu, membahas musibah yang dialami sekolahnya.

"Hari senin, 18 April 2016, sekitar pukul 10.00 WIB, saya dipanggil Dinas Pendidikan Kota Bogor, dan langsung menghadap kebagian Kasi bidang sarana prasarana, Bu Irfah, untuk membahas dan menjelaskan sekolahnya yang rusak.

Namun, Bu Irfah hanya menjawab perbaikan sekolahnya itu menggunakan dana BOS sekolah, dengan alasan bahwa sekolah kami masuk kedalam kategori rusak ringan. "Mendengar jawaban tersebut, tentu sangat membebankan sekolah, mengingat dana BOS hingga saat ini belum turun," kata Suparno diruang kerjanya, Rabu (20/04) pagi.

Menurutnya, apabila benar ada dana perawatan sebesar lima persen, seharusnya disdik segera memperbaiki. "Waktu revitalisasi ruang kelas di tahun 2014 itu, dana pembangunannya sekitar Rp 750 juta,. Jadi, apabila lima persennya berarti hampir mencapai sekitar 37,5 juta rupiah," paparnya.

Saat ini, kata Suparno, biaya perbaikan gedung yang rusak itu,belum bisa diprediksi. Sebab, dirinya belum mengecek kerusakan yang terjadi disekolahnya. Selain itu, biaya bahan bangunan juga, dirinya belum tahu. Sebab, harga bahan bangunan di matrial selalu naik.

"Kami masih bingung untuk mencari solusi bagaimana cara memperbaiki kembali sekolahnya yang rusak. Karena, hingga saat ini dana BOS belum juga cair, sedangkan jumlah siswa kami hanya 200 orang," ujarnya.

Namun, hasil dari pertemuan tersebut, pihak disdik tidak memberikan solusi, malah menyarankan perbaikan plafon yang ambruk itu, diperbaiki pihak sekolah menggunakan dana BOS. Padahal, untuk perbaikan flapon yang rusak sebetulnya ada lima persen untuk biaya pemeliharaan dan perawatan gedung. Namun hal itu, tidak disampaikan kepihak sekolah, sehingga pihaknya tidak tahu mengenai dana tersebut. (Zis)

.