Tarif Parkir RSUD Leuwiliang Tak Wajar

©

Transbogor.co-Sejumlah pengunjung Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Leuwiliang, mempersoalkan mahalnya retribusi parkir dirumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.

Pasalnya, pengunjung menilai ada ketidakwajaran dalam pembayaran parkir yang terbilang mahal."Belum juga dua jam saya parkir bayarnya 8 ribu, padahal saya nungguin pasien, berapa duit yang saya keluarin untuk bayar parkir jika nungguin pasien berhari – hari,” tutur Musin (42 warga Leuwiliang,

Padahal menurutnya, RSUD merupakan rumahsakit milik pemerintah daerah, yang artinya segala sesuatunya harus pro rakyat termasuk parkir murah.Jika dibandingkan dengan rumah sakit swasta, lanjut dia, kendaraan milik pasien tidak dibebankan dengan tarif retribusi parkir yang membengkak.

"Bahkan ada rumah sakit yang menggratiskan parkir untuk keluarga pasien,"tuturnya.Namun pihak manajemen RSUD terkesan melempar tanggung jawab karena pungutan retribusi parkir ke pihak ketiga, karena nyaris semua parkiran di rumah sakit plat merah dikelola rekanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

"Silahkan tanya kordinator parkir, karena pihak ketiga yang mengelola bukan kami,"ketus Kabag Humas RSUD Leuwiliang ini." Pungkasnya. (Fir)

.