Kurang Pengawasan Orang Tua, Bayi 19 Bulan Tewas Tercebur Sumur

©

Transbogor.co- Muh Rijki Pratama 19 bulan tewas setelah jatuh ke sumur dekat rumahnya
Rabu (11/5) sekitar pukul 16.00 WIB. Sumur maut di Kampung Warung Nangka Rt.03/08 Desa Rancabungur Bogor ini tidak dilengkapi tembok pembatas atau penutup.

Sumur yang rata dengan tanah ini, lalu dilewati korban yang terjebur masuk sumur sehingga meninggal dunia.

AKP Ita Puspita Lena, Kasubag Humas Polres Bogor mengatakan, sekitar pukul 15.00 wib, korban sedang main di sekitar sumur sedalam 10 Meter tinggi air 1,2 meter bersama temannya, Oneng, 5, Sela, 6, dan Nilam, 4.

Ketika korban melintas dan jatuh kedalam sumur, teman mainnya tidak melihat, sehingga mereka mencari korban.

Mimi Maryami, 38, ibu bocah yang curiga karena hingga pukul 16.00 wib anaknya tak kunjung pulang, lalu mencarinya.

Telapak kaki korban yang terlihat di bibir sumur, membuat ibunya curiga. Ibunya kaget, saat melihat kedalam sumur, anaknya sudah kaku digenangan air. Mimi Maryami langsung histeris hingga warga berdatangan.

“Jadi ibu korban menangis dan berteriak minta bantuan ke warga sekitar. Pertolongan warga, jasad bocah diangkat dari dalam sumur,”kata AKP Ita. Petugas yang tiba dilokasi, lalu membawa jenasah ke RS Atang Sanjaya.

Sekitar pukul 18.30 wib, jenasah dibawa pulang dan dimandikan keluarga lalu memakamkan jenasah sekitar pukul 20.15 wib.

Kepolisian meminta keterangan orang tua korban dan saksi Hamdani, 23, warga Kampung Warung Nangka. “Sementara ini sedang dilakukan penyelidikan penyebab jatuhnya korban kedalam sumur oleh unit Serse di pimpin Kanit Reskrim Ipda Asep Jamiat,”tandas AKP Ita. (PK)

.