Drainase Buruk, Jalur Alternatif Sentul Banyak Lumpur

©

Transbogor.co- Proyek galian pipa gas negara sepanjang satu kilo meter mengakibatkan jalur lambat pada Jalan Tegar Beriman Timur (Alternatif Sentul - Kandang Roda) yang membelah wilayah kecamatan Cibinong dan Sukaraja kondisinya berlumpur dan rusak.

Tanah galian yang berwarna merah nampak menggenangi sepanjang jalur lambat, padahal jalur ini kerap dilalui para pengendara sepeda motor dari arah Sentul Sirkuit menuju Kandang Roda. Sehingga, keberadaan lumpur tanah merah yang menyebar di jalan itu bisa berdampak kecelakaan lalu lintas.
Pengojek motor, Sanwani membenarkan sejak adanya proyek galian pipa gas negara itu membuat jalur lambat menjadi licin dan rawan kecelakaan. "Kita tidak mau ambil resiko lewat jalur itu, jadi terpaksa kita langgar lalu lintas saja dengan lewat di jalur cepat supaya tidak tergelincir. Soalnya mau lewat mana lagi," katanya di pangkalan Sentul Sirkuit, Selasa (17/5)


Endang, pemilik warung kecil dekat Pospol memberikan kesaksian aktifitas galian pipa tersebut sudah dilakukan sejak sepekan yang lalu. "Tapi entah kenapa sudah dua hari ini tidak ada aktifitas pekerjaan. Bahkan, lumpur tanah merah yang menggenangi jalan pun tidak dibersihkan oleh pekerjanya," katanya.


Pantauan dilokasi, sebagian besar kendaraan sepeda motor memilih melintas di jalur cepat, padahal sepeda motor dilarang melintas dijalur yang diperuntukkan kendaraan roda empat. Sedangkan kondisi jalur lambat itu terlihat rusak dan berlubang tergenang lumpur. Ironisnya, Hingga berita ini dimuat lumpur galian tanah merah belum dibersihkan pihak yang seharusnya bertanggung jawab itu.  (Bil)

.