Dibuly Teman, Siswa Ini Tidak Ikut Ujian Sekolah Tingkat SD/MI

©

Transbogor.co- Di bully temannya, Dua siswa SDN Pasir Eurih 2 hingga saat ini tidak mau mengikuti Ujian Sekolah tingkat SD/MI yang diselenggarakan serentak setiap Provinsi pada 16-18 Mei 2016 kemarin.

"Saya malu pak selalu diejek teman-teman karena luka dikaki saya, luka ini ketika saya jatuh dari motor," kata siswa SDN Pasir Eurih 2 yang enggan mengikuti Ujian Sekolah, Jeri Sugianto, saat ditemui  di rumahnya.

Ditempat yang sama, orang tua siswa, Ny. Ucum menyayangkan anaknya tidak mengikuti Ujian Sekolah. "Memang betul anak saya tidak ikut Ujian Sekolah karena keinginan anak saya sendiri, saya malah berharap banget anak saya bisa lulus Sekolah, bahkan bisa melanjutkan ke tingkat selanjutnya, saya juga terus membujuk anak saya agar sekolah lagi," ungkapnya.

Dirinya masih berharap agar pihak Sekolah masih dapat memberikan kesempatan Ujian Susulan yang akan diselenggarakan pada 23-25 Mei 2016 mendatang. "Alhamdulilah putra saya tidak ada tunggakan baik itu Lembar Kerja Siswa (LKS) maupun yang lainnya, semoga anak saya tidak dipersulit nantinya," harapnya.

namun sangat disayangkan hingga saat ini pihak Sekolah SDN Pasir Eurih 2 belum mengetahui kenapa penyebab siswa-siswi didiknya yang tidak mengikuti Ujian Sekolah yang diselenggarakan serentak disetiap Provinsi, dan belum ada upaya pelaporan kepada pihak UPTP Tamansari mengingat masih ada beberapa siswa yang sudah terdaftar Ujian Sekolah tingkat SD/MI.

Wartawan transbogor.co belum bisa menemui Kepala Sekolah SDN Pasir Eurih 2, dikarenakan beliau sedang sakit. "Kami belum mengetahui secara detail kenapa dua siswa kami tidak mengikuti Ujian Sekolah, nanti kami akan usahakan untuk berkunjung kerumah siswa," pengakuan Guru Kelas VI, Yuli, saat ditemui dikantornya, siang. (Zis)

.