Tidak Bawa SIM, Empat Pelajar Ditilang Di Bogor

©

Transbogor.co- Empat pelajar sekolah menengah atas (SMA) kebingunan saat terjaring Operasi Patuh Lodaya 2016 di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Timur,Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (23/5/2016).

Para pelajar tersebut diketahui berangkat dari arah Jakarta Timur dan hendak menuju wilayah Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menggunakan dua sepeda motor.

Saat diberhentikan polisi, mereka tak bisa menunjukkan dokumen berkendara SIM dan juga STNK.

"Saya mau ke Puncak, ada perpisahan sekolah. Saya sama teman-teman saya mau nyusul pakai motor," kata seorang pelajar yang terkena tilang, Fadilah Senin (23/5/2016).

Lanjutnya, ia mengatakan tak membawa STNK karena hilang dan masih dalam proses pengurusan.Sementara untuk SIM, ia juga belum memilikinya karena belum sempat membuat.

Rekannya juga yang terkena tilang tak bisa menunjukkan SIM dan STNK.

Alhasil mereka kebingungan karena sepeda motornya ditahan pihak Satlantas Polres Bogor Kota.

"Bingung nih, mau pulang tapi jauh. Ini temen saya lagi telepon bapaknya, dia bapaknya Polisi," terangnya.

Operasi Patuh yang digelar di dekat Lippo Plaza ini membuat kemacetan cukup panjang.Kendaraan dari arah Terminal Baranangsiang padat setelah Balai Binarum.Petugas memberlakukan sistem buka tutup untuk mengurangi kepadatan kendaraan.(Tri)

 

.