Hambat Arus Kali, Pagar Perusahaan Di Nanggewer Dikeluhkan Warga

©

Transbogor.co- Pagar tanah milik sebuah perusahaan yang tak mencantumkan plang nama disekitar area dikeluhkan warga berdiri melintang diatas Kali Baru RT 06/2 Kelurahan Nanggewer yang berpotensi menghambat arus air. Tak hanya itu, disepanjang bantaran Kali Baru juga banyak berdiri bangunan rumah permanen yang dikomersilkan. 

"Benar keberadaan pagar diatas Kali Baru yang membelah RT 06/02 merupakan wilayah Kelurahan Nanggewer yang berbatasan langsung dengan Kelurahan Nanggewer. Kita akan tinjau kebenaran informasi ini nanti pak," jawaban singkat Seni Rismayanti selaku Kepala Seksi Pembangunan Kelurahan Nanggewer Kecamatan Cibinong, Selasa (24/5) 

Terpisah, Supriadi RT 02/03 Kelurahan Nanggewer Mekar yang rumahnya berbatasan dengan batas wilayah Kelurahan Nanggewer, mengatakan sejak saya kecil air Kali Baru bisa dipakai untuk mandi dan mencuci para warga Nanggewer. Memasuki tahun 1980-an air anak sungai Cikeas Ciliwung ini mulai keruh. 

"Parahnya sejak 1990-an mulai banyak pabrik dan bertebarannya bangunan di garis sepadan Kali Baru membuat air tercemar dan aromanya tak sedap. Malah ada pabrik yang membangun pagar melintasng diatas Kali Baru seolah-olah kali itu sudah dibeli oleh perusahaan itu, akibatnya air sering meluap ke rumah warga yanga ada dibantaran kali," keluhnya.  

Mewakili warga setempat, warga asli turun temurun di Kelurahan Nanggewer ini berharap Pemerintah Kabupaten Bogor menempuh langkah tegas untuk menertibkan kebaradaan bangunan-bangunan yang ada di sepanjang Bantaran Kali Baru tersebut. (Bil)

.