Pasca THM Esek-esek Kemang Diratakan Satpol PP, Pengelola Kumpulkan Sisa Bangunan

©

Transbogor.co- Pasca Penertiban bangunan liar (Bangli) di Kawasan Kemang parung yaang kerap dijadikan tempat maksiat yang dilakukan oleh petugas gabungan dengan menggunakan alat berat, terlihat sebagaian orang yang diduga sebagai pemilik bangli tersebut mengumpulkan sisa-sisa bangunan yang masih bisa diselamatkan.

“Ngumpulin sisa-sisa bangunan aja mas, yang bisa dipakai lagi yah kita kumpulin,”Ujar pria berbadan tegap yang enggan menyebutkan namanya.

Diketahui  Belasan bangunan yang berada di tiga blok, yakni blok Kirai, Yuli dan Empang ini, diratakan tanpa ada perlawanan dari pemiliknya. Namun beberapa bangunan masih dibiarkan berdiri karena memiliki IMB, Padahal tempat tersebut tetap menyalahi peraturan dan menyalahi peruntukan bangunan.

Kabid Dalops Pol PP Kabupaten Bogor Asnan mengatakan, pihaknya akan melakukan teguran dan pelaporan kepada Dinas Tata Bangunan dan Permukiman karena terindikasi ada penyalah gunaan izin bangunan rumah tinggal di jadikan room arena bernyanyi.

"Dinas teknis harus membatalkan IMB karena bangunan tersebut juga menyalahi aturan,"kata Asnan.

Sementara itu Kasatpol PP Kabupaten Bogor yang Baru Herdi turut memantau pelaksanaan eksekusi pembongkaran di dampingi Kapolres Bogor AKBP Suyudi Aryo Seto.

Ditempat yang sama Kapolres Bogor AKBP Suyudi Aryo Seto mendukung penertiban tempat hiburan malam di Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor. Menurutnya, kawasan seperti itu, rawan terjadinya tindak kriminal dan peredaran minuman keras dan narkoba.

"Kita dukung penuh apa yang menjadi program Pol PP dan selanjutnya kita akan pantau agar Tempat Hiburan Malam liar  di sini tidak tumbuh lagi, Karena banyak kejahatan bermuara di tempat seperti ini ". Jelas Kapolres Bogor.

Tidak hanya di kecamatan Kemang Kabupaten Bogor, Penertiban Tempat Hiburan Malam Liar di Kabupaten Bogor juga akan di lakukan di Limus Nunggal Kecamatan Cileungsi dalam waktu dekat ini. Pelaksanaan penertiban THM itupun bersamaan dengan program Cipta Kondisi Penyakit Masyarakat (PEKAT) Jelang Ramadhan 1437 Hijriah. (Fir)

.