Tingkatkan Standar Layanan LPSE Kota Bekasi Timba Ilmu Ke LPSE Kabupaten Bogor

©

Transbogor.co- Guna meningkatkan standar Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dan Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola LPSE di Kota Bekasi. LPSE Kota Bekasi melakukan kunjungan kerja ke LPSE Kabupaten Bogor, dengan melakukan diskusi dan sharing di Ruang Rapat Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Bogor

 
Kepala Bidang Teknologi Informasi Diskominfo Kabupaten Bogor, Ernaningsih menuturkan, mengingat tingginya paket lelang LPSE di Kabupaten Bogor terdapat sekitar 1134. Diskominfo Kabupaten Bogor terus melakukan peningkatan kualitas SDM pengelola LPSE serta peningkatan standar layanan LPSE di Kabupaten Bogor.
 
“Alhamdulilah LPSE kami telah memiliki 17 standar layanan LPSE berstandari Internasional atau ISO. Untuk optimalisasi pengelolaan LPSE, kami dengan rutin selalu melakukan recheking server LPSE, hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan data serta meminimalisir terjadinya overloud kafasitas,” tutur Erna.
 
Ia juga menambahkan, untuk meningkatkan kualitas SMD pengelola LPSE di Diskominfo Kabupaten Bogor, ia lakukan melalui berbagai pelatihan dan bimbingan teknis baik internal maupun eksternal seperti di LKPP maupun LPSE Jawa Barat.  Mulai dari pelatihan Pengelolaan operasional keamanan, aspek keamanan informasi remote akses, recheking log LPSE hingga kuesioner kepuasan pelanggan.
 
“Ini terus kami lakukan untuk menjadi LPSE terbaik di Indonesia, meski demikian kami tidak puas begitu saja tentu kami akan terus belajar, evaluasi dan berupaya terus meningkatkan standarisasi layanan LPSE. Kami sangat bangga dengan kepercayaan LPSE Kota Bekasi meski kami belum sempurna secara keseluruhan, disini kami lebih pada sharing dan tukar pengalaman,” tegasnya.
 
Ditempat yang sama, Kepala Bagian Telematika LPSE Kota Bekasi, Sudarsono menegaskan, mengingat masih belum optimalnya pengelolaan dan standar layanan LPSE di Kota Bekasi, hal ini menjadi alasan kami untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan mengenai bagaimana standar layanan LPSE di Kabupaten Bogor, sehingga bisa memiliki 17 layanan LPSE berstandar ISO.
 
“Mulai dari infrastuktur hingga SDM pengelola LPSE di Kabupaten Bogor memang sudah tersistem dengan baik. Ini menjadi motivasi untuk kami, dari hasil sharing banyak pengetahuan baru dan ini harus kita adopsi dan diterapkan di LPSE Kota Bekasi, tentunya untuk meningkatkan standar layanan LPSE kami,” jelas Sudarsono.
 
 
Katanya menambahkan, pihaknya berencana akan menerapkan 17 standar layanan LPSE seperti yang telah dilakukan LPSE Kabupaten Bogor, serta mengasah kemampuan SDM Pengelola LPSE di Kota Bekasi. “Saat ini kami baru hanya memiliki dua standar layanan LPSE, rencana tahun depan kami ingin optimalkan layanan LPSE seperti di Kabupaten Bogor,” tukasnya
.