Puluhan Tahun Diduga Praktek Klinik Tak Berijin

©

Transbogor.co-Diduga selama bertahun-tahun lamanya, sebuah klinik dokter praktek didesa Leuwiliang tak mempunyai ijin alias bodong. Karena mereka hingga saat ini tak mengantongi Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Ijin Praktek(SIP) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor.

"Sudah lama klinik ini buka dan gak pernah ada yang tanya - tanya soal perizinan. Kalau soal izin, saya punya izin dari Persatuan Perawat Indonesia tapi keluarnya dari Tangerang. Saya juga sudah mempersiapkan pengacara jadi kalau mau tanya silahkan ke pengacara saya," ketus Ajun pemilik klinik yang diduga bodong, Rabu (1/6/16).

Klinik yang buka praktek di Komplek Sapta Marga itu memang ramai dikunjungi pasien, terutama warga miskin. Dalam melakukan praktek, Ajun bertindak sebagai Dokter sekaligus memberikan obat kepada pasiennya dan sikapnya juga aneh ketika diajak komunikasi.

"Yang meriksa itu laki namanya Ajun sudah tua. Dia yang meriksa pasien, dia juga yang kasih obat, kaya Dokter padahal mah bukan," beber Erna salah seorang pasien. Tak jarang pasien mengeluhkan hasil pengobatan Ajun yang dirasa kurang sempurna. Pasalnya, obat yang diberikan sang dokter tidak sesuai dengan penyakit yang diderita pasien.

"Saya sudah sering berobat ke sini karena bayarnya murah walaupun terkadang tidak sembuh. Saya juga pernah menunjukan obat dari klinik tersebut ke pihak Puskesmas Leuwiliang dan pihak puskesmas melarang saya mengkonsumi obat tersebut. Anehnya, Ajun masih saja menerima pasien, itukan membahayakan pasien," tandasnya.(Fir)

.