Minim Perhatian Pemerintah, Pengusaha Tahu Nasibnya Kembang Kempis

©

Transbogor.co-Sejumlah pelaku usaha kecil menengah merasa program pemerintah untuk membantu UKM belum dirasakan. Salah satunya dikeluhkan Sofyan pengrajin tahu didesa Cigudeg, Kabupaten Bogor yang usahanya mulai tersingkir, karena minim modal dan bantuan dari pemerintah daerah.

"Meski harus jatuh bangun, namun saya harus tetap mempertahankan usaha ini karena inilah penghasilan kami satu-satunya untuk keluarga,"kata Sofyan, Senin (6/5/16).

Tidak hanya masalah kekurangan modal, persaingan sesama pengusaha tahu pun kian menambah beban pelaku usaha tahu ini.

"Apalagi sekarang sedang trend pedagang tahu dadakan yang menggunkan mobil bak dengan jargonnya digoreng dadakan,"keluhnya.

Dirinya berharap, pemerintah daerah mau memberikan modal serta mencari jalan keluar yang baik agar pelaku usaha seperti dirinya masih dapat terus bertahan.(Fir)

.