Simeone Angkat Atletico dari Tengah

  foto:dailymail.co.uk

Ketika Diego Simeone ditunjuk melatih Atletico Madrid pada 2011, posisi tim tersebut tidaklah begitu bagus. Kini, mereka justru berada di puncak.

Simeone ditunjuk menangani Atletico pada Desember 2011 untuk menggantikan Gregorio Manzano. Di mana Atletico ketika itu? Mereka terdampar di papan tengah La Liga, tepatnya di posisi kesepuluh klasemen.

Musim itu memang bukan musim yang luar biasa untuk Atletico di La Liga. Tapi, Simeone mampu mengangkat mereka dan akhirnya membawa Los Colchoneros finis di urutan kelima klasemen.

Tapi, hebatnya, Simeone mampu mempersembahkan trofi Liga Europa di akhir musim 2011/2012. Membuat musim Atletico berakhir dalam titik tinggi.

Kesuksesan itu kemudian berlanjut dengan raihan trofi Piala Super Eropa di awal musim berikutnya. Dua trofi dalam dua musim.

Kelak, keberhasilan Simeone berlanjut dengan Copa del Rey 2012/2013 dan terakhir, tentu saja, La Liga 2013/2014.

Pelatih berkebangsaan Argentina itu juga menjadi orang ketiga yang memenangi titel La Liga untuk Atletico sebagai seorang pemain juga pelatih setelah Marcel Domingo dan Luis Aragones. Sebagai pemain, Simeone mengangkat trofi juara La Liga pada 1995/96.

Musim ini masih ada satu trofi lagi yang bisa dicapai Simeone: trofi Liga Champions. Andai bisa memenanginya, maka lengkap sudah pencapaiannya dalam dua setengah tahun terakhir. Dua trofi bergengsi domestik sudah didapat, trofi Eropa pun dilengkapi.

"Kami sudah membuat sejarah hari ini," ujar Simeone dalam konferensi pers di Camp Nou, tak lama setelah menahan imbang Barcelona 1-1 dan mengklaim gelar juara di kandang lawannya itu. (fin/dtk)

.