SOal SOTR, Ini Kata Bima Arya

©

Transbogor.co-Hari kedua puasa di bulan Ramadhan, Selasa (7/6), Walikota Bogor, Bima Arya memimpin brieffing staff di Balaikota Bogor. Rapat diikuti Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, Sekda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat serta para asisten dana para kepala OPD Lingkungan Pemerintah Kota Bogor.

Brieffing diawali tausyiah singkat Ade Sarip terkait ibadah shaum. ”Semoga shaum yang dijalani mampu menghantarkan kita mencapai perilaku yang lebih baik dan diridhai-Nya,” kata Ade yang juga berharap puasa yang dijalani bisa  berfungsi meningkatkan kualitas.

Sementara itu Walikota Bogor, Bima Arya mengingatkan tentang kewajaran ketika  banyak pihak yang melakukan pengawasan terhadap apa yang dilakukan Pemerintah Kota Bogor. ”Setiap kebijakan, langkah dan perubahan yang konsisten kita lakukan senatiasa melahirkan konsekuensi yang membutuhkan kebersamaan kita semua dalam menghadapinya,” kata Bima. “Kedepan kita harus memiliki keyakinan yang sama, mari kita bangun kondusifitas baik secara internal maupun eksternal,” lanjutnya.

Bima juga sempat menyinggung ibadah shaum. ”Saat ini sampai sebulan kedepan, kita semua sedang “dicharge” lahir dan bathin. Insya Allah pada 1 Syawal nanti kita semua memiliki energi baru dan semangat lebih baik, yang diperlukan terutama untuk melayani warga,” lanjutnya. Bima juga mengimbau aparat di wilayah agar memanfaatkan Ramadhan  sebagai momentum untuk bersilaturahmi dengan warga. “Silakan turun ke warga, silakan adakan safari Ramadhan,” katanya.

Menyinggung soal Saur On The Road, menurutnya sikap Pemerintah Kota Bogor masih sama. “Bukan ibadahnya yang kita larang tapi konvoi dan perilaku negatif, yang tidak sesuai dengan semangat Ramadhan dan pada akhirnya mengganggu kekhusuan ibadah. Hal itu yang kita larang,” tegasnya

.