Bima Kembali Ajak Warga Dukung Bogor di Ajang The Most Loveable City

©

Transbogor.co- Kemenangan Kota Bogor apabila terpilih menjadi The Most Loveable Sustainable City 2016 diajang WWF tidak hanya kebanggaan semata. Tetapi juga bentuk dari perubahan bagi Kota Bogor menuju smart dan green city.

“Ini momentum untuk perubahan juga,” ujar Walikota Bogor,  Bima Arya saat audiensi dengan Tim We Love Bogor

Bima menuturkan, saat briefing staf pagi tadi dirinya sudah menginstruksikan semua  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar melakukan voting melalui gawai (gadget). Selain di kalangan PNS, Bima juga berkoordinasi dengan Ketua Tim Penggerak PKK untuk mengajakserta anggotanya melakukan voting. Sementara untuk menggerakan massa dari kalangan masyarakat, Bima mengatakan perlu adanya konten kreatif berupa foto atau gambar yang unik tentang Kota Bogor.

“Kampanye ini bukan sekadar memobilisasi untuk voting saja tetapi agar warga juga ikut dalam memperbaiki Kota Bogor. Kalau perlu bersama-sama kita turun membagikan ta’jil sembari meminta warga voting,” jelas Bima.

Project Leader We Love Bogor Deasy Manurung mengatakan, hasil pendataan selama satu bulan dari Selasa, 26 April 2016 sampai Kamis, 26 Mei 2016, terlihat jumlah penggunaan  #WeLoveBogor di twitter mencapai angka 44.957 dan instagram mencapai 6.261. Sementara untuk votes di website baru mencapai 2.424 vote dan improve (saran) sebanyak 1.969. Angka ini menujukkan Kota Bogor menjadi nomor satu di sisi media sosial namun masih kurang dukungan dalam vote dan improve.

“Saat ini kami sedang menargetkan jumlah tagar di twitter 100 ribu, instagram 75 ribu, vote di website 15 ribu dan improve 25 ribu,” terang Deasy.

Selain akan menerima piagam dan penghargaan, apabila berhasil menyabet predikat The Most Loveable Sustainaible City 2016, Kota Bogor dapat membuka peluang dalam mengembangkan pembangunan yang lebih ramah lingkungan. Contohnya saat tahun kemarin Kota Balikpapan menang, tidak perlu waktu lama sudah bisa membangun stadion dan waduk.

Hal ini karena WFF mencari kota berkomitmen dalam pembangunan smart dan green city yang berkelanjutan. “Kami menggerakan hampir 300 volunter dan melakukan berbagai cara untuk mengajak orang agar mau vote,” pungkas Deasy.

.