Kabupaten Bogor Masih Membutuhkan Ribuan Tenaga Kesehatan

©

Transbogor.co-Tenaga kesehatan di Puskesmas maupun RSUD di Kabupaten Bogor, jumlah tenaga medis saat ini terus menurun.

Hal ini dipicu selain banyaknya yang pensiun, juga kurangnya jumlah tenaga kesehehatan lantaran sudah dua tahun kebelakang pihak Dinas Kesehatan tidak menerima pegawai baru.

Sekdis Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Erwin Suriana menjelaskan, pihaknya sudah dua kali mengajukan 
tambahan tenaga kesehatan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN – RB). Tapi selalu ditolak.

"Tidak tahu kenapa selalu di tolak, padahal Kabupaten Bogor saat ini sangat membutuhkan tenaga medis tambahan yang cukup banyak,"ujar Erwin, Senin (20/6/16).

Dijelaskan Erwin, untuk saat ini total tenaga kesehatan yang dibutuhkan adalah 1019 petugas yang terdiri dari asisten apoteker, apoteker, perawat, analis lab, dokter umum, dokter mata.

“Langkah kami dalam memenuhi kebutuhan tenaga medis, mengangkat sejumlah pegawai tidak tetap (PTT) sesuai Perbup,"paparnya.

Erwin menambahkan, untuk bulan lalu, pihaknya sudah merekrut 60 bidan, 5 dokter gigi dan 9 dokter umum.

“dari sekian yang diterima, ada saja yang mengundurkan diri karena tempat tugasnya di pinggiran kota .Hal ini tentu berbeda apabila status mereka adalah PNS,” jelas Erwin.(Fir)

.