Kekosongan Wabup Karena Keegoisan Partai Koalisi

©

Transbogor.co-Hingga saat ini kesepakatan soal siapa yang akan diusung partai politik yang tergabung dalam koalisi Kerahmatan untuk menjadi Wakil Bupati (Wabup) Bogor, dianggap sebagian kalangan ada ketidakseriusan partai politik dalam mengisi kekosongan Wabup.

Sekretaris koalisi Kerahmatan Hendrayana mengatakan, saat belum juga ada gerakan dari koalisi.Namun sejumlah Parpol memang menginginkan adanya percepatan Wabup, namun dirinya menengarai bahwa ada pihak-pihak yang memang menghambat agar tidak ada Wabup.

Partai yang tergabung dalam koalisi Kerahmatan pengusung pasangan Rachmat Yasin-Nurhayanti dalam Pilkada 2013 waktu itu, berisikan Partai PPP, Hanura, Gerindra, Demokrat, PAN, Golkar, PKS, PKB dan Nasdem.

"Mayoritas Partai menginginkan percepatan, dan masing-masing Partai juga memiliki bakal calon yang akan diusung. Namun, terkesan ada upaya dari salah satu Parpol yang enggan mewujudkan itu. Tidak perlu saya sebutkan, masyarakat bisa menilai itu lah," kata Hendrayana, Senin (20/6/16).

Politisi Partai Hanura ini juga menyebutkan, sejauh ini sudah tidak ada masalah dengan aturan, menurutnya, lambatnya pengisian kursi Wabup ini karena sikap egois dari masing-masing partai yang tak mau mengalah satu sama lain, padahal ada kepentingan yang lebih besar yaitu jutaan masyarakat yang butuh program pemerintah berjalan maksimal.

.