Marawis Tidak Hanya Soal Seni, Tetapi Juga Syiar Islam

©

Transbogor.co- Lomba Marawis Antar Kelurahan se-Kota Bogor yang berlangsung selama dua hari 25-26 Juni 2016 merupakan salah satu ikhtiar Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dalam rangka menyemarakan Marawis di seluruh Kota Bogor. Hal tersebut diungkapkan Walikota Bogor Bima Arya pada acara penutupan lomba marawis antar Kelurahan se-Kota Bogor di Lantai III Mall BTM Bogor.

Menurut Bima, Marawis tidak saja dilihat dari aspek keseniannya tetapi juga dilihat dari aspek syiar Islamnya. “Daripada anak-anak mengisi kegiatan dan menghabiskan waktunya dengan kegiatan yang tidak jelas seperti tawuran dan lain sebagainya lebih baik berkesenian yang jelas dan memberikan manfaat, “ ujarnya. Ke depan, Bima ingin mempopulerkan Marawis ke semua kalangan dengan berbagai cara sehingga marawis enak dilihat, enak didengar dan menjadi trend dikalangan anak muda.

Bima menambahkan dirinya bangga melihat anak muda yang berkesenian, bermarawis ria. Di Kota Bogor tidak ada tempat bagi pelaku maksiat tetapi akan memberikan ruang atau tempat yang seluas-luasnya bagi siapapun yang ingin melakukan kegiatan yang mulia seperti marawis ini. “Mudah-mudahan tahun depan peserta lomba Marawis ini bisa full diikuti 68 Kelurahan,” tandas Bima. Terakhir dirinya juga menyampaikan terimakasih kepada Dewan Juri, Pengelola Mall BTM dan semua panitia yang terlibat dalam kegiatan ini.

.