PCNU Dorong Percepatan Wabup Bogor Yang Kosong

©

Transbogor.co-Kekosongan Wakil Bupati Bogor dinilai dapat mengancam kesejahteraan masyarakat, karena hal tersebut diduga karena ego partai politik yang tergabung dalam Koalisi Kerahmatan.

Sejumlah masalahpun kian menumpuk dan menjadi pekerjaan rumah bagi bupatib yang saat ini bekerja sendirian tanpa pendamping.
Jalan rusak dan keinginan ribuan warga Bojong Kulur yang menginginkan pindah secara administratif merupakan potret ketidakkesiapan bupati karena bekerja sendirian.

Ketua PCNU Kabupaten Bogor, Romdon menentang keras karena ada upaya pengisian kursi wabup terkesan diundur-undur oleh sejumlah elite parpol koalisi pengusung Rahcmat Yasin dan Nurhayanti di Pilkada 2013 lalu.

“Wabup ini bukan ban serep, makanya wajib  ada mengingat luas dan banyak nya penduduk Kabupaten Bogor ini. Jangan korbankan masyarakat banyak hanya demi kepentingan golongan apalagi perorangan,"kata Romdon, Rabu (29/6/16).

Dia menambahkan,PCNU Kabupaten Bogor meminta pada semua parpol pengusung  untuk sesegara mendorong hal ini, agar disisa masa jabatan Bupati Bogor tidak meninggalkan kekecewaan masyarakat banyak.

“Wabup ini untuk mempercepat pembangunan. Otomatis jika wabup tidak segera diisi, maka pelayanan masyarakat yang saat ini kerap disoal akan terus menghujani masa pemerintahan Bu Nurhayanti,” tambahnya.

.