Nyaris Roboh, Rumah Ini Butuh Bantuan Dana Rutilahu

©

Transbogor - Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, dalam mewujudkan Kabupaten termaju ternyata belum seutuhnya terealisasi dengan baik.

Seperti halnya pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di wilayah Kabupaten Bogor, hingga saat ini belum sepenuhnya terealisasi, salah satunya Rutilahu milik Ny. Masnih, yang beralamat di kampung pasir ipir, RT 15 RW 04, Desa Situ Daun Kecamatan Tenjolaya, dirinya sangat berharap mendapatkan bantuan dari Pemkab.

"Atap rumah banyak yang bolong mas, sama anak saya di tambal seadanya saja, supaya tidak terlalu basah," ucap Ny. Masnih kepada wartawan Transbogor, Kamis (14/7)

Sebelumnya, lanjut wanita paruh baya ini, rumahnya sudah dilakukan pendataan sejak tahun 2013 lalu, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut kapan akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah. "Saya sangat berharap mendapatkan bantuan agar rumah ini tidak lagi bocor apalagi yang saya khawatirkan jika angin besar takut merobohkan rumah ini," harap dia.

Terpisah, Kepala Desa Situ Daun, Jai mengatakan tahun ini sebanyak 45 Rutilahu akan diberikan bantuan, proses dilakukan secara beberapa tahap. "Kami menerima usulan dari RT RW setempat rumah mana yang diprioritaskan untuk diberikan bantuan terlebih dahulu, dan sedangkan di Desa ini ada sebanyak 444 rutilahu yang di berikan bantuan secara bertahap," kata Kades Situ Daun.

Untuk diketahui, Sebanyak 15.000 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di bumi tegar beriman akan direalisasikan, setiap unit RTLH mendapatkan dana bantuan dari Dinas Tata Bangunan dan Pemukiman (DTBP) Kabupaten Bogor sebesar Rp. 10 juta.(Zis/Rief)

.