Warga Keluhkan Proses Validasi BPHTB Berbelit

©

Transbogor.co-Pelayanan validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang harus diurus warga di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bogor prosesnya terlalu panjang.

Supendi (41) warga Cibinong yang mengurus berkas BPHTB mengeluhkan proses yang berbelit muali validasi sampai penerbitannya. "Kita patuhi urus pungutan atas perolehan hak atas tanah dan atau bangunan tapi prosenya sampai dua minggu," keluh dia, Jum'at (15/7)

Dirinya mempertanyakan proses resmi BPHTB yang tertera di papan pengumuman antara tiga hari sampai tujuh hari, akan tetapi berkas yang diurusnya dijanjikan dua minggu lamanya. "Saya urus sendiri tanpa melalui calo kenapa lebih lama rampungnya, sedangkan melalui calo bisa sepuluh hari," ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dispenda Kabupaten Bogor, Dedi Ade Bachtiar, menjelaskan proses Validasi surat setoran pajak daerah (SSPD) BPHTB paling lama tiga hari kerja sejak permohonan lengkap dan tidak ada kekurangan pembayaran BPHTB dalam hal tidak memerlukan penelitian lapangan.

"Validasi SSPD BPHTB paling lama sepuluh hari kerja. Sedangkan Penerbitan STPD BPHTB paling lama tujuh hari kerja sejak diterbitkannya disposisi pembuatan konsep nota dinas pembuatan konsep STPD dari kepala seksi verifikasi BPHTB sampai dengan penyerahan kepada wajib pajak," jelasnya. (als) 

.