Bima Ingatkan OPD Terus Koordinasi Terkait Rasionalisasi Anggaran

©

Transbogor.co-Mengingat keterbatasan waktu, Walikota Bogor Bima Arya mengingatkan OPD untuk terus berkoordinasi terkait rasionalisasi. Sehingga OPD bisa memilah mana program yang benar-benar penting dan bisa dilaksanakan sesuai program prioritas. Demikian ungkapnya dalam briefing staff di Paseban Sri Bima Balaikota Bogor, Selasa (19/7).

Proses rasionalisasi yang akan dijalankan OPD, menurut Bima, jangan sampai mengganggu pelayanan dan  program prioritas lainnya. ”Untuk kegiatan yang terkait dengan pelayan publik jangan sampai gagal lelang, untuk itu harus kita pastikan,” tegas Bima.

Bima meminta kepada semua OPD untuk proses yang gagal lelang dalam pengadaan agar segera dilaporkan terutama saat verifikasi. ”Pelaporan ini sebagai informasi juga untuk memastikan agar proses yang dijalankan sesuai aturan,” katanya.

Rendahnya penyerapan coba diungkapkan alasannya oleh Kepala Dinas Kesehatan dr. Rubaeah. “Kendala yang kami temui ada dua proses lelang yang gagal. Informasi yang terbaru tingkat serapan anggaran Dinas Kesehatan sudah mencapai 22 persen,” jelasnya.

Sementara itu Kadisdik Edgar Suratman menanggapi perlunya pengawalan terkait serapan anggaran yang masih kecil. “Hal ini berkaca dari pengalaman yang sudah-sudah,” ungkap Edgar.

Sedangkan Plt. Kepala Bagian Administrasi Pengendalian dan Pembangunan Henni Nurliani dalam paparannya menerangkan penyerapan anggaran yang ada belum mencerminkan angka sebenarnya. ”Angka yang tersaji belum menggambarkan angka riilnya. Saat ini paket total pelelangan berjumlah 255 dimana sebanyak 156 sudah diajukan pelelangan dan 119 paket sudah dilakukan pelelangan.” pungkas Nenni.

.