45 Ribu Akta Kelahiran Baru Diterbitkan DIsdukcapil Selama Tujuh Bulan Terakhir

©

Transbogor.co- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor kembali kebanjiran pemohon akta kelahiran. Masyarakat diminta mengurus pemberkasan tanpa jasa calo atau perantara.

Pemerintah mengeluarkan kebijakan pembuatan akta kelahiran lebih mudah dan prosedul lebih cepat tanpa dipungut biaya kepengurusannya. "Sekarang urus akta lahir gratis, jadi saya urus sendiri disini," kata Yoyon (38) warga Sukaraja di loket pelayanan Jalan Bersih Cibinong, Selasa (26/7)

Terpisah, Kepala Seksi Administrasi Kelahiran dan Kematian Disdukcapil Kabupaten Bogor, Suparno mengatakan sejak pemberlakuan sistem pelayanan kependudukan mutakhir dapat mempermudah warga dalam kepengurusan berkas hingga penerbitan akta kelahiran.

"Justeru apabila diketahui ada warga yang mengurus menggunakan Calo akan menjadi berbelit, karena kami tidak bisa melakukan proses secara prosedural sesuai Undang-undang Kependudukan," tegas dia.

Menurutnya, animo masyarakat Kabupaten Bogor yang mengurus akta kelahiran cukup tinggi, rata-rata pemohon sebanyak 300 orang setiap hari kerja. "Bahkan, pekan ini pemohon mencapai 400 orang lebih. Tercatat sejak Januari hingga Juli ini, sebanyak 45 ribu warga telah mengajukan akta lahir," ungkapnya.

Pembuatan akta ini wajib di dinas, tidak bisa di kecamatan. Karena harus ditandatangani oleh pejabat pencatatan sipil. Meski dibebani dengan surat permohonan yang menumpuk, Suparno memastikan proses pengurusan akta tak lebih dari 10 hari kerja.

.