Prabowo - Hatta Menang di Kandang Banteng

  Pendukung pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa berdoa saat menyaksikan hitung cepat hasil pemungutan suara Pilpres di Rumah Polonia, Jakarta, Rabu (9/7). KPU akan mengumumkan hasil pemenang Pilpres pada 22 Juli mendatang. foto: antara

Magetan, Trans Bogor - Tim sukses (timses) pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengkalim memenangi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 yang dilakukan pada 9 Juli 2014.

Ketua tim pemenangan Prabowo-Hatta di Magetan, Sutikno, Kamis (10/7) mengatakan hasil hitung cepat yang dilakukan oleh relawannya yang ada di TPS-TPS setempat mencatat, pasangan Prabowo-Hatta memperoleh suara hingga 51,86 persen.

"Jumlah tersebut mengungguli perolehan suara pasangan Jokowi-JK di Magetan, yang hanya mencapai 48,1 persen," ujar Sutikno kepada wartawan.

Pihaknya merasa bangga dengan perolehan suara tersebut. Sebab, selama ini Kabupaten Magetan dikenal dengan wilayah atau zona Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang merupakan partai utama pengusung Jokowi-JK.

Hasil tersebut tidak jauh berbeda dengan hitung cepat yang dilakukan oleh Desk Pilkada Kabupaten Magetan. Dimana, pasangan Prabowo-Hatta memperolah 51,77 persen dan Jokowi-JK mendapatkan 48,22 persen. Sedangkan data yang masuk sudah mencapai 99,9 persen.

Ia berharap pasangan usungannya tersebut dapat memenangi Pilpres 2014 secara nasional. Meski sejumlah lembaga survei menunjukkan pasangan Jokowi-JK yang menang, namun hasil tersebut belum final.

"Hasil finalnya masih menunggu proses rekapitulasi suara dari KPU yang dilakukan secara manual. Kami yakin pasangan Prabowo-Hatta akan menang di Magetan maupun secara nasional," tuturnya.

Sementara, Komisioner KPU Magetan, Nur Salam, mengatakan, bisa saja masing-masing kubu pasangan melakukan hitung cepat dan mengklaim menang.

"Namun, hasil yang resmi adalah dari rekapitulasi KPU yang dilakukan secara berjenjang dari KPU kota/kabupaten, provinsi, hingga pusat nanti," kata dia.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak bersikap berlebihan atas hasil hitung cepat yang dilakukan oleh tim sukses maupun lembaga survei. Ia berharap, nantinya masyarakat dapat menerima siapapun pemenang dari pilpres kali ini.

(adh/ant)
 

.