PGRI Bogor Tengah ; Jadi Guru itu Harus Sabar

©

Transbogor.co-  Banyaknya aksi kekerasan fisik maupun verbal yang dilakukan oknum guru terhadap anak sekolah, membuat kalangan dunia pendidikan dianggap gagal dalam mengajar dan memberikan mutu pendidikan di sekolah. Hal ini tentu guru harus lebih sabar dalam mendidik anak. Oleh karena itu, guru harus juga terus dibina dan dibimbing dengan baik.

Maka dari itu, peranan Organisasi PGRI tentu sangat besar dan harus lebih aktif dalam memberikan pendampingan terhadap anggotanya. Seperti halnya yang dilakukan pengurus Cabang Persatuan Guru Rupublik Indonesia (PGRI) Bogor Tengah melalui peringatan halal bi halal.

Sebab, melalui peringatan halal bi halal tersebut, para tenaga pendidik itu akan terbuka dan termotivasi lebih baik lagi dalam memberikan pembelajaran anak di sekolah.

Menurut Ketua Cabang PGRI Bogor Tengah, Ade Sutisna, tindak kekerasan terhadap anak sudah sangat mengkhawatirkan. Hal itu, disebabkan para guru tidak peka dan terpancing oleh prilaku anak disekolah. 

"Sebagai guru tentu harus lebih peka dan sabar dalam mendidik anak. Sebab, setiap melaksanakan tugas sebagai pengajar, mental guru sedang diuji dan disitulah guru harus bisa mengendalikan mentalnya, sehingga mereka tidak terpancing oleh perilaku anak didiknya," ujar Ade Sutisna, disela-sela acara halal bi halal di Aula SMKN 3 Bogor, di Jalan Pajajaran, Kota Bogor. (Zis) 

.