Harlah ke-7 PD Pasar Pakuan Jaya, Momentum Tingkatkan Kinerja

©

Transbogor-   Hari jadi ketujuh Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor dijadikan momentum memperbaiki kinerja di masa akan datang. Bertambahnya usia otomatis segala program harus ditingkatkan demi pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Bogor.

Selain itu, di era pasar global ini, tentu keberadaan pasar tradisional harus mampu bersaing dengan pasar modern yang tumbuh subur di Kota Bogor. Persaingan tersebut, di antaranya untuk berusaha menarik lebih banyak konsumen untuk keberlangsungan usaha para pedagang. Sehingga PD PPJ Kota Bogor memiliki strategi dalam menghadapi kondisi persaingan.

"Kami tidak melihat keberadaan pasar modern sebagai pesaing atau seperti apa, namun kami PD PPJ punya keinginanan agar pasar tradisional di Kota Bogor menjadi pasar yang bersih dan nyaman,” kata Direktur Umum (Dirum) PD PPJ Deni S Harumantaka, di acara Harlah ke-7, di gedung PPIB Kota Bogor, di Jalan Pajajaran, Kota Bogor, belum lama ini.

Selain itu, perusahaan yang memiliki motto PD PPJ bersih dan nyaman, diharapkan masyarakat bisa melihat dan lebih tertarik untuk datang ke pasar tradisional ketimbang ke pasar modern. ”Pasar tradisional lebih murah, dan alasan lainnya pasar tradisional memiliki pangsa pasar tersendiri sehingga keberlangsungan usaha tetap akan terus berjalan,” lanjutnya.

Dari 12 pasar tradisional di Kota Bogor yang dikelola oleh PD PPJ, Deni mengatakan, untuk peningkatan pelayanan terutama gedung pasar, pada tahun ini pihaknya merevitalisasi tiga gedung pasar, yakni Pasar Bogor, Pasar Warung Jambu dan Blok F Pasar Kebon Kembang.

Sementara, soal kontribusi PD PPJ terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Deni mengaku bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini tahun 2015 memberi kontribusi paling besar sepanjang perusahaan ini berdiri. ”Untuk tahun 2015 kontribusi PD PPJ untuk PAD mencapai sekitar Rp 1 miliar lebih,” ungkapnya. (Zis) 

.