Sekali Hujan Lebat, Bojong Gede Bisa Banjir 1 Meter

©net

Trans Bogor--  Pembangunan properti hunian tapak di Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor,  yang kian menjamur sebagai kawasan urban -- perpindahan penduduk dari Jakarta – namun sayang tidak dibarengi oleh ketertiban tata ruang dan pembangunan infrastruktur aliran air serta masalah penumpukan sampah -- yang bermuara pada terjadinya banjir hingga kedalaman 1 meter di Bojong Gede.

Meskipun penggambaran tadi bukan lah berarti seluruh wilayah perumahan di Bojong Gede tergenang banjir di saat turun hujan lebat. Satu contoh yang terjadi pada pekan kemarin, sejak Kamis sore hingga malam Jumat turun hujan deras hingga meluapnya aliran Kali Baru di Desa Rawa Panjang. Genangan air hujan yang bercampur luapan Kali Baru membuat sebagian besar wilayah di Desa Rawa Panjang terendam setinggi 50-100 centimeter.

Untung saja, ketika banjir itu terjadi, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor dengan cepat menyediakan perahu karet guna membantu aktivitas warga.

"Karena jalan tergenang, jadi warga yang baru pulang kerja kami antarkan pakai perahu unruk menuju rumah mereka," papar Budi Aksomo, Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor.

Banjir tersebut tak sekadar menyulitkan warga desa itu, tetapi juga para pengguna jalan Bojong Gede - Depok yang ikut terjebak macet di tengah genangan banjir. Sebab, kendaraan dari arah Stasiun Cilebut yang menuju Citayam dan Depok maupun dari arah sebaliknya sehari-hari begitu padat. Yang lebih miris lagi banjir itu berlangsung lebih dari 6 jam. Air baru surut dan lalu lintas mulai lancar setelah lewat jam 12 malam. (Edo)  

.