Calon PKS Harus Populer untuk Walikota Bogor Mendatang

©net

Trans Bogor-- Kader PKS di Kota Bogor yang berjumlah 10.000-an telah bermufakat dan bertekad, bahwa kursi Walikota Bogor untuk Pemilukada 2018 merupakan harga mati harus dari kader PKS. Pengurus teras PKS Kota Bogor sudah mengantungi lima nama bakal calon Walikota untuk pemilukada 2018.

Di antara lima nama itu adalah Achmad Ru’yat dan Najamudin serta Jajat Sudrajat. Sedangkan satu nama dirahasiakan dari tingkat DPP PKS yang sekarang menjadi anggota DPR RI. Kemudian satu nama lagi apakah Bima Arya atau orang lain ? Ini pertanyaan yang paling ditunggu jawabannya.

PKS Kota Bogor telah memutuskan -- yang disertai rekomendasi DPP PKS -- bahwa lima nama bakal calon yang diseleksi nantinya untuk dipilih sebagai calon tunggal Walikota Bogor pada Pemilukada 2018 -- harus berdasarkan hasil suara terbanyak dukungan melalui sistem internal yang dikombinasikan dengan hasil survey lembaga survey maupun tingkat elektabilitas di mata kader serta juga popularitas para bakal calon.

Proses seleksi itu ditargetkan paling lambat satu tahun sebelum Pemilukada 2018 sudah bisa diumumkan.

Saat ini sedang berlangsung proses seleksi internal pengurus. Bulan Desember nanti akan mengerucut dari lima nama bakal calon menjadi hanya tiga bakal calon walikota Bogor.

Setelah nanti tersaring menjadi tiga nama bakal calon Walikota Bogor saja, maka PKS akan melakukan lobi politik dengan sejumlah parpol di Kota Bogor untuk menjajaki berkoalisi dengan PKS. Agar bisa kembali ke tujuan awal utama, yaitu Walikota Bogor mendatang merupakan harga mati harus dari kader PKS. Dan itu juga harus didukung oleh parpol lain. (Edo) 

.