Lamanya Kesabaran Warga Kampung Gelewer

©net

Trans Bogor--  Lebaran Idul Fitri kemarin adalah yang ke-9 kalinya warga Kampung Gelewer, Desa Karang Tengah, harus bersabar menerima jalan lingkungannya rusak parah -- belum ada satu pun pihak yang mau memperbaikinya.

Keluhan warga Rw 04 dan Rw 05 sudah bertahun-tahun disampaikan kepada aparat setempat agar membahas kerusakan jalan dan perbaikannya dalam forum formal Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Karena dari Musrenbang akan ditindaklanjuti menjadi Program Pembangunan Desa Karang Tengah pada tahun 2016.

”Sudah sembilan tahun jalan disini dibiarkan rusak parah sejak jaman Lurah Sugi (di awal masa reformasi). Padahal jalan desa merupakan jalan satu-satunya bagi warga kampung di sini," cetus Nurlailla, anak mantan Ketua Rw.04.

Keterangan dari beberapa warga, menyampaikan hal yang sama bahwa sesungguhnya warga sudah mengusulkan kepada pihak Desa Karang Tengah untuk membangun jalan beton sepanjang lebih kurang satu kilometer dengan lebar 2,5 meter dan tinggi badan jalan minimal 15 sentimeter. Hal ini sesuai letak geografis dan kontur tanah tersebut. Sebab, dari pengalaman yang sudah-sudah kalau hanya diperbaiki jalannya dengan aspal saja maka cepat rusak.

Menurut informasi dari Kepala Urusan Pembangunan Desa Karang Tengah, Muktar, bahwa tahun ini akan ada pembangunan jalan di Kampung Gelewer. Tapi itu setelah merampungkan perbaikan di Jalan Karang Tengah. (Edo)

.