Sumbangan HUT RI di Jalan Mempermalukan Perjuangan NKRI

©

Transbogor.co- Penggalangan dana untuk kegiatan HUT RI di jalur wisata kawasan Babakan Madang semakin menjamur dengan cara meminta sumbangan menggunakan kardus bekas mie instan.

Ironis, peringatan hari proklamasi yang merupakan momentum keramat bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia dinodai dengan cara - cara meminta - minta di pinggir jalan.

Hal ini disampaikan Ketua Gerakan Pemuda Pendukung Pembangunan (GPPP) Bogor Raya, Rahmat Gunawan. "Cara itu tidak dibenarkan walau dengan dalih apapun, karena sudah mencoreng nilai luhur perjuangan kemerdekaan," katanya, Senin (8/8)

Menurutnya, semua lini pemerintahan mulai dari Pemerintah Pusat sampai ke Pemerintah Kecamatan dan Desa sudah mengalokasikan anggaran untuk memperingati Hari Proklamasi. "Jadi, pengurus Rt atau Rw yang membiarkan pemuda mengemis bantuan HUT RI perlu di tatar lagi," tegasnya.

Seharusnya, lanjut dia, pengurus Rt dan Rw memberdayakan pemuda untuk mengusulkan proposal bantuan dana ke Pemerintah setempat dan pengusaha yang ada melalui kordinasi pihak Kantor Desa. "Sumbangan liar jelas merupakan prilaku tidak terpuji dan memalukan," jelas dia. (Als)

.