Dadang Ramdani Pimpin Kemenag Kabupaten Bogor

©

Transbogor.co- Dadang Ramdani menjadi Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor menggantikan Suhendra. Dadang Ramdani resmi dilantik pada tanggal 2 Juni 2016 melalui surat keputusa Menteri Agama Republik Indonesia. Selanjutnya lepas sambut keduanya dilakukan di Ruang Serbaguna Satu Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor,
 
“Saya mereview kembali, Kabupaten Bogor memang tempat pertama kali saya bekerja. Ini seperti napak tilas dan rotasi mutasi sudah menjadi hal yang biasa. Apalagi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tunduk kepada aturan yang berlaku. Jadi inilah dinamika dalam bekerja dimanapun, kapanpun kita harus siap melaksanakan tugas dengan baik”, terang Dadang.
 
Dadang mengatakan, Kemenag adalah instansi vertikal, dimana aparatnya adalah aparat sipil pusat yang ditempatkan di daerah. Meski demikian, apapun yang saya dan teman-teman lakukan di Kabupaten Bogor semata-mata untuk membantu Bupati dalam mensukseskan pembangunan.
 
“Disini Alhamdulillah perhatian pmerintah daerah khususnya Bupati Bogor sangat luar biasa kepada Kemenag. Tinggal pekerjaan rumah kami di Kemenag adalah, anggaran yang dimiliki harus bisa menjadi outcome yang bermanfaat untuk masyarakat terutama masyarakat Kabupaten Bogor”, ungkap Dadang.
 
Mudah mudahan, lanjut Dadang ada dukungan Perda tentang Madrasah, Iftidaiyah, Aliyah dan Sanawiyah. Sehingga pemerintah daerah dan Kemenag bisa bersama-sama mencerdaskan masyarakat dengan program-program pendidikan yang ada di Kementrian Agama.
 
Selanjutnya Bupati Bogor Nurhayanti berpesan, saya akan support habisb Kemenag karena salah satu misi yang diemban adalah meningkatkan kesalehan sosial. Oleh karenanya kebijakannya pun tidak membedakan pendidikan agama dan pendidikan formal. Saya berharap pergantian pimpinan tidak menurunkan nilai kinerja, bahkan bisa ditingkatkan sejalan dengan Kabupaten Bogor yang mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang merupakan penantian selama 11 tahun.
 
“Kerjasama ini harus kita bangun dan saya ingin dalam menentukan kebijakan daerah, saya diberikan saran salah satunya dari Kementiran Agama. Saya bersama seluruh OPD yang ada di Kabupaten Bogor berkomitmen untuk lebih meningkatkan kerjasama dan kebersamaan. Khususnya mendorong terwujudnya masyarakat yang taat beragama, rukun, cerdas, dan sejahtera, lahir batin menuju Kabupaten Bogor termaju, dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong”, papar Bupati.
 
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bogor telah berupaya mendukung program kerja Kemenag. Antara lain dengan memberikan bantuan hibah, baik bagi kepentingan biaya operasional pengembangan Diniyah Takmiliyah Awaliyah, tunjangan fungsional guru non PNS, bantuan operasional majelis taklim, pemeliharaan dan rehabilitasi gedung pada pondok pesantren, termasuk bantuan operasional bagi tim verifikasi penerima hibah. Namun seorang Bupati tidak ada apa-apanya tanpa kerjasama seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan cita-cita Kabupaten Bogor.
 
Sementara itu, Kepala Kemenag sebelumnya, Suhendra, mengucapkan terima kasih terutama atas hubungan baik yang terpelihara dengan Pemda. Alhamdulillah banyak kontribusi positif yang diberikan dalam melaksanakan tugas bersama. Dan saya berharap kedepan, dibawah komando Kepala Kemenag yang baru, kerjas sama ini harus terus dipelihara dengan baik, bahkan lebih ditingkatkan.
 
Saya bertugas pertama di Kota Depok, kemudian Kabupaten Karawang, selanjutnya di Kabupaten Bogor ini selama 5 tahun 5 bulan 23 hari. Pada tanggal 2 Juni 2016, akhirnya saya dipindahkan ke Kabupaten Cianjur. Pada kesempatan ini juga saya memohonkan maaf bila selama saya bertugas ada hal-hal yang tak berkenan, terutama kepada seluruh keluarga besar Kemenag Kabupaten Bogor.

.