Pemkab Bogor Bahas Lima Aspek Penguat Pramuka di Rapat Pimpinan

┬ętransbogor
PAPARKAN ASPEK- Bupati Hj. Nurhayanti didampingi Sekretaris Daerah Kab. Bogor, Adang Suptandar menyampaikan lima aspek penguat dan pengembangan gerakan Pramuka di Bumi Tegar Beriman melalui Rapat Pimpinan di Gedung Tegar Beriman, Kel. Tengah, Kec. Cibinong, Selasa (30/8/2016).

Ada yang berbeda pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Gerakan Pramuka Tingkat Kabupaten Bogor.

Momen tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor membahas lima aspek penguat dan pengembangan gerakan pramuka melalui Rapat Pimpinan yang digelar di Gedung Tegar Beriman, Selasa (30/8/2016).

Kelima aspek yang dibahas tersebut antara lain, pendidikan kepramukaan, pemenuhan rasio pelatihan, dan pembinaan agar memenuhi harapan ideal mewujudkan revitalisasi Bumi Perkemahan (Buper) Cimandala, Raperda Kepramukaan, Mendukung terwujudnya Gugus Depan (Gudep) teritorial sampai tingkat desa.

“Pendidikan sebagai salah satu pilar pendidikan kaum muda untuk itu, pramuka dituntut untuk berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang cerdas, berkarakter, tangguh, berbudi pekerti dan menjungjung tinggi kesatuan dan persatuan dalam menghadapi tantangan,” ujar Bupati Hj. Nurhayanti menjelaskan.

Nurhayanti melanjutkan, terkait pemenuhan rasio pelatihan dan pembinaan agar memenuhi harapan ideal, pihaknya mendukung rumusan pola pemenuhan ratio pelatihan dan pembina pramuka di Kab. Bogor dapat segera terpenuhi.

Untuk mewujudkan revitalisasi Buper Cimandala, revitalisasi harus dilakukan untuk memberikan rasa nyaman, menyenangkan, dan tidak membosankan khususnya bagi para peserta didik yang mengikuti kegiatan pelatihan, pendidikan dan perkemahan di perkemahan Cimandala tersebut.

“Untuk itu perlu ada penataan yang komperehensif, mulai akses masuk sampai seluruh fasilitas yang ada di Buper tersebut. Target kami 2018 mendatang kita memiliki Buper yang lebih representatif. Untuk itu, tahun depan penataan harus sudah dilaksanakan,” tegasnya.

Mengenai Raperda Kepramukaan, sambung bupati, saat ini sudah dipersiapkan Kwarcab, dengan terbentuknya Raperda ini harus disikapi sebagai bentuk kepedulian yang lebih konkrit dalam mewujudkan pembangunan gerakan pramuka di Kab. Bogor.

“Dalam kesempatan ini kami juga agar semua leading sektor bisa mendukung terwujudnya Gudep sampai tingkat desa, di mana kepala desa sebagai majelis pembimbingnya. Tidak hanya itu, kami juga ingin keterampilan kewirausahaan bagi anggota pramuka menjadi bagian penting yang harus ditingkatkan,” paparnya.

Bupati menekankan, rapat paripurna ini bisa menjadi agenda pokok dalam setiap peringatan HUT Gerakan Pramuka, mengingat forum ini sangat potensial untuk dijadikan forum komunikasi dan koordinasi antara majelis pembimbing dengan Kwartir Cabang.

“Melalui rapat ini, kita bisa bersama-sama merumuskan bagaimana membangun dan memajukan gerakan pramuka sebagaimana diamanatkan Undang-undang Nomor.12 Tahun 2010, tentang gerakan pramuka,” tambahnya. [Sas]

.