Penundaan DAU Tidak Ganggu Gaji Pegawai

©

Transbogor.co-Penundaan Dana Alokasi Umum (DAU) yang ramai dialami pemerintah daerah, ditanggapi Walikota Bogor Bima Arya dengan positif. Menurut Bima secara umum keuangan Pemerintah Kota Bogor masih aman. “Namun kita juga harus menangkap pesan yang ingin disampaikan pemerintah pusat, yakni efisiensi,” ujarnya dihadapan para Kepala OPD, Camat dan  Lurah saat Briefing Staff di Paseban Sri Bima Balaikota.

Kondisi ini, menurutnya, tetap harus disikapi dengan bijak. “Tidak mungkin Menteri Keuangan menerapkan hal ini kepada daerah-daerah yang tidak memiliki kemampuan keuangan,” sambungnya.

Kepala BPKAD Kota Bogor Anggraeni Iswara menjelaskan DAU Kota Bogor setiap bulannya sebesar Rp. 67 miliar. Sekarang jumlah tersebut berkurang Rp. 21 miliar menjadi Rp. 43 miliar. ”Melihat kondisi tersebut kita bisa melakukan efiensi-efisiensi. Penundaan sebesar 21 miliar yang dilakukan pemerintah pusat itu sudah berdasarkan perhitungan. Karena ketika kita diberikan DAU sekitar 64 miliar ternyata kebutuhan untuk pegawai kurang lebih 48 miliar, jadi tersisa kurang lebih 21 miliar. Sehingga untuk gaji pegawai bisa dinyatakan masih aman,” tegas Anggraeni Iswara.

.