Ratusan Bangunan Liar di Jalan Raya Narogong Cileungsi Terancam Dibongkar

©doc
PEMBONGKARAN- Tindakan seperti gambar ini akan dilakukan petugas Polisi Pamong Praja kecamatan, jika pemilik tidak bisa menunjukkan bukti data atau administrasi, seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sesuai aturan yang berlaku.

Transbogor.co- Ratusan bangunan luar liar alias bangli yang berdiri di sepanjang Jalan Raya Narogong, ruas Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, akan ditertibkan.

Petugas Unit Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kecamatan Cileungsi tengah melakukan pendataan terhadap bangunan yang berdiri di sepanjang jalan tersebut. Pendataan untuk memastikan bangunan yang tidak dilengkapi perizinan sebagai sasaran penertiban.

“Kita sudah mulai melakukan pendataang terhadap bangli, mulai dari perbatasan Desa Dayeuh sampai Cileungsi Kidul, Jalan Narogong, Kecamatan Cileungsi, dan yang sudah terdata sampai hari ini ada 62 bangli,” kata Hendri, Kepala Unit Pol PP Kec. Cileungsi kepada wartawan, Rabu (31/8/2016).

Namun, kata dia, dikarenakan banyaknya bangunan yang akan didata, pihaknya masih akan melanjutkan pendataan hingga Kamis (1/9/2016) hari ini.

“Pendataan ini supaya jelas berapa jumlah bangli-nya. Setelah nanti kita data, selanjutnya akan diberikan SP 1,2 dan 3. Jika sampai SP 3 tidak diindahkan juga, maka bangunannya terpaksa kita bongkar. Kita tidak mau membongkar kalau belum jelas keberadaan status bangunannya, makanya kita data, kita tetap harus mengikuti prosedur,” jelasnya.

Langkah Pol PP tersebut mendapat sambutan positif dari sejumlah warga. Hal ini dikarenakan jumlah bangli di sepanjang jalan tersebut cukup banyak dan memicu kekumuhan. Namun, beberapa warga meminta langkah tersebut berkelanjutan.

Apalagi, selama ini sudah cukup kerap disebut-sebut akan dibongkar, tetapi tidak kunjung dilakukan. “Dari data yang disebutkan Kanit Pol PP tersebut sudah banyak ditemukan bangli. Kita tunggu saja apakah nantinya benar-benar dibongkar apa tidak,” imbuh Arief, salah seorang warga. [*]

.