Bantaran Sungai Kali Baru Dibiarkan Padat Bangunan Liar

©

Transbogor.co- Bantaran aliran Sungai Kali Baru anak Sungai Ciliwung yang belah wilayah Desa Pasirlaja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, banyak berdiri bangunan semi permanen.

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan, di sisi sungai tersebut di antaranya dijadikan tempat produksi, tempe dan kerajinan perlengkapan dapur.

Kondisi ini rupanya sudah ada sejak belasan tahun lalu, para pengrajin dan pengelola usaha kecil menengah ketika itu mendirikan bangunan semi permanen hanya seizin Rukun Warga (RW)-01, Desa Pasirlaja. “Kita sudah lama izin ke RW bangun gubuk ini pak,” ucap Yanto, pengrajin tempe, Jumat (2/9/2016).

Dia mengklaim, produksi tempe di lokasi tersebut tidak membuang limbah padat ke aliran kali tersebut. “Kita tidak pernah buang limbah apapun ke kali ini. Kalau sampah kita kumpulin, lalu diangkut tukang sampah. Cuma air bekas mencuci dan olahan kedele kita buang ke kali pak,” kata Yanto polos.

Sekretaris Desa (Sekdes) Pasirlaja, Ucup ketika dikonfirmasi, mengatakan pihaknya akan melakukan kroscek atas laporan adanya bangunan di bantaran kali, dan dugaan pembuangan limbah produksi tempe ke saluran Sungai Kali Baru tersebut. “Yang di sebelah mana lokasinya, nanti kita cek dulu,” jawabnya.

 

Reporter: Sabili

Editor    : Arief Pramana

.