Empat Atlet Legendaris Kabupaten Bogor Akan Sambut Api PON di CCM

©
YUSUF SADELI

Transbogor.co- Sekretaris Panitia SUB Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XIX dan Pekan Paralimpiade Nasional atau Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV Jabar 2016, Kabupaten Bogor, Yusuf Sadeli mengatakan, Kab. Bogor siap menyambut kedatangan api PON yang akan singgah, pada Selasa (13/9/2016) mendatang.

“Persiapan menyambut kedatangan Api PON dari Kota Depok sudah 100 persen. Kita juga sudah melakukan gladi bersih untuk kirabnya,” kata Yusuf Sadeli yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kab. Bogor kepada wartawan seusai menghadiri konferensi pers di Media Center, Stadin Pakansari, Cibinong. Jumat (9/9/2016).

Dijelaskannya, sebelum tiba di Bumi “Tegar Beriman”, obor PON yang terlebih dahulu akan singgah di Kota Depok akan disambut di lampu merah pertigaan Jalan Tegar Beriman, persisnya depan Cibinong City Mall (CCM).

Obor tersebut nantinya akan disambut empat atlet legendaris Kab. Bogor, yakni Ruri Raung (tenis meja), Joko Suyono (petinju), Erwin Maspaitela (atletik) dan Didin Rusdiono (dayung). “Keempat atlet legendaris tersebut akan didampingi puluhan anggota Kodim (Komando Distrik Militer) 0621/Kab. Bogor,” ujar Yusuf.

Lanjut Yusuf, dari CCM, obor itu akan disambut oleh pasukan inti berjumlah 10 orang, dan 4 atlet legendaris. Selanjutnya, obor tersebut dibawa menuju Lapangan Tegar Beriman, Komplek Pemkab Bogor untuk diserahkan ke bupati.

“Setelah itu dibawa atlet kembali menuju Kelurahan Tengah untuk pelepasan menuju Kota Bogor,”ujarnya seraya menandakan kendati hanya singgah, penyambutan Kirab Api PON akan dilakukan semeriah mungkin.

Sementara Kepala Staf Distrik Militer (Kasdim) 0621/Kab. Bogor, Mayor (ARM) Purnomo menambahkan, hajatan PON di Provinsi Jawa Barat, khususnya Kab. Bogor, belum tentu dilaksanakan 100 tahun sekali.

Karena itu, pihaknya akan membantu kelancaran dan kesuksesan kegiatanya. “Event PON dan Peparnas di Jabar merupakan hajatan kita bersama, jadi tahapan-tahapan pelaksanaannya harus dikawal,” tukasnya.

 

Reporter: Sabastian

Editor     : Arief Pramana

.