Raih Emas PON, 2 Petinju Kabupaten Bogor Dipanggil Pelatnas SEA Games 2017

  ©transbogor
KOMPAK- Wakil Ketua Bimbingan Prestasi dan Permasalahan Atlet Pertina Pusat, Wolter Rumsory kompak bersama Grensen Panser Pattinama dan Gresty Alfons selesai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) di GOR Palabuhanratu, Kab. Sukabumi, belum lama ini. Kedua petinju asal Kab. Bogor yang memperkuat Kontingen Jawa Barat pada PON XIX/2016 dipastikan dipanggil untuk mengikuti Pelatnas SEA Games 2017 Malaysia.

Transbogor.co- Dua petinju binaan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Bogor, Grensen Panser Pattinama dan Gresty Alfons dipastikan dipanggil untuk mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) SEA Games 2017 Malaysia yang akan datang.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Bimbingan Prestasi dan Permasalahan Atlet Pertina Pusat, Wolter Rumsory di Cibinong, Jumat (30/9/2016).

“Kedua petinju binaan Pertina Kab. Bogor ini akan ditarik bergabung Pelatnas SEA Games oleh PB (Pengurus Besar) Pertina Pusat. Keduanya memang pantas, karena tampil gemilang saat memperkuat Kontingen Jawa Barat pada PON XIX/2016 yang baru berakhir,” ujar Wolter.

Dijelaskan, ditariknya Grensen Panser Pattinama dan Gresty Alfons, pada tim Pelatnas dikarenakan kedua orang ini memiliki prestasi, dan kemampuan bertanding yang cukup baik.

Ditambah lagi pada PON XIX/2016 yang berlangsung, di Gelanggang Olahraga (GOR) Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, keduanya mampu menyumbangkan medali emas bagi tim Jabar.

“Mereka akan kita panggil untuk mengikuti seleksi di tim Pelatnas. Saat ini, PB Pertina Pusat sedang mencari petinju yang memiliki potensi, guna membela tim Indonesia di perhelatan SEA Games 2017 mendatang yang akan berlangsung di Malaysia,” terang Wolter, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Pertina Kab. Bogor ini.

Wolter menuturkan, perekrutan petinju untuk Pelatnas tidak sebatas petinju dari Kab. Bogor saja, tetapi dari dari beberapa wilayah yang ada di Provinsi Jabar. Sebab, perekrutan ini akan dibagi dari beberapa tim, karena PB Pertina Pusat akan membagi beberapa wilayah di dalam merekrut atlet tinju.

Seperti wilayah Barat, Timur, Selatan maupun Utara. Akan tetapi, sebelum mereka ditetapkan sebagai timnas, mereka harus mengikuti seleksi sebelum pemilihan.

“Semua petinju yang terpilih di Pelatnas sebelumnya akan diseleksi, karena ada petinju yang memang benar-benar berbakat, ada juga yang menang karena nasib. Sehingga, pada penyeleksiannya harus yang terbaik, sebab mereka akan membela Indonesia pada kejuaraan Internasional,” tukasnya.

Wolter melanjutkan, Panser dan Gresty sudah jelas petinju dari Jabar, kendati mereka bagian dari atlet tinju Kab. Bogor. Akan tetapi, mereka sebelumnya telah memperkuat tim Jabar di PON.

“Sehingga untuk dua orang ini akan kita panggil untuk mengikuti seleksi bagi tim Pelatnas. Kita lihat saja raihan yang mereka torehkan pada PON lalu, dan mereka telah juga telah menyumbangkan medali bagi tim Jabar. Artinya, tidak salah kalau mereka ikut serta dalam seleksi,” tambahnya. 

 

Reporter: Sabastian

Editor     : Arief Pramana

.