Proyek Betonisasi Bojong Kulur Janggal, DPRD : Kami Akan Sidak

©transbogor
ProyekBetonisasi Jalan Bojong Kulur

Transbogor.co-  Proyek perbaikan jalan raya Bojong Kulur, kecamatan Gunung Putri menui kontra, warga setempat menduga adanya kecurangan dalam penerapan proyek betonisasi tersebut.

menuai kontra, warga menduga ada kecurangan dalam penerapan proyek tersebut. Pasalnya, pengerjaan proyek betonisasi jalan tersebut tidak dilengkapi dengan rangka besi yang biasa digunakan pada kontruksi beton jalan pada umumnya

"Bagaimana tidak cepat rusak, jalan ini yang setiap harinya dilintasi kendaraan bertonase tinggi, tetapi cuma di cor saja tanpa menggunakan rangka besi. Saya melihat langsung itu, pengecorannya malam hari dan tidak ada rangka besinya, yang ada hanya besi penyangga papan cor saja ," kata warga setempat yang enggan menyebutkan namanya.

Sementara itu, ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor. Kukuh mengatakan perbaikan jalan betonisasi harus menggunakan besi penyambung tengah. " Besi penyambung tengah itu sangat fatal jika tidak dipasang, mempengaruhi kualitas nanti,”terang dia

Rangka besi tersebut seharusnya berfungsi untuk pengikat dan memperkuat kontruksi beton jalan. "Dengan pemasangan rangka besi, beton akan terikat dan lebih kuat. Jadi, kondisi jalan tidak cepat terjadi penurunan meskipun kendaraan yang melintas bertonase tinggi. Tetapi kalau pemasangannya tidak memakai rangka besi, kami jelas khawatir bisa cepat terjadi penurunan dan jalan akan cepat rusak,” katanya.

Nanrtinya, lanjut dia, akan melakukan pemantauan proyek betonisasi Jalan Bojong Kulur. “kita lakukan sidak nantinya, kalau menjanggal baru kita panggil pemegang proyeknya,” tegasnya.

 

Reporter : Sabastian

Editor      : Arief Pramana

.