A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/cpanel/php/sessions/ea-php72/neraca_session84649cbd64749cb414010776e3c1899b): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 156

Backtrace:

File: /home/httptran/public_html/application/controllers/Baca.php
Line: 7
Function: __construct

File: /home/httptran/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/cpanel/php/sessions/ea-php72)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 140

Backtrace:

File: /home/httptran/public_html/application/controllers/Baca.php
Line: 7
Function: __construct

File: /home/httptran/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

Buka Ruang Untuk Disalip, Dovizioso Sukses Pecundangi Marquez

Buka Ruang Untuk Disalip, Dovizioso Sukses Pecundangi Marquez

Oleh :
Buka Ruang Untuk Disalip, Dovizioso Sukses Pecundangi Marquez

Transbogor.co - Andrea Dovizioso sudah mengantisipasi manuver agresif Marc Marquez di tikungan terakhir. Maka dia menyiapkan rencana dan berakhir dengan sukses.

Dovizioso terlibat pertarungan ketat deengan Marquez di MotoGP Austria, Minggu (13/8/2017) malam WIB. Puncak pertarungan keduanya terjadi di tikungan terakhir, ketika Marquez melakukan manuver agresif dari jalur dalam dan berupaya mendesak Dovizioso ke jalur luar.

Manuver itu rupanya sudah diperkirakan Dovizioso akan dilakukan rivalnya dari Repsol Honda tersebut. Maka pebalap Ducati inipun membiarkan Marquez meluncur dari dalam dan melewatinya, untuk kemudian melewati belakangnya dan mempertahankan posisi pertama.

"Saya kehilangan terlalu banyak waktu di tikungan-tikungan ke kiri, jadi saya harus menutup semua jalur. Karena saya tak bisa mendengarkan suara mesinnya di belakang saya, saya tak tahu Marquez ada di mana pada awalnya," Dovizioso mengungkapkan seperti dikuip GPOne.

"Saya melambatkan laju, jadi dia lebih dekat dengan saya. Tidak mengerem sampai batas pengereman di tikungan kedua terakhir, adalah sebuah tindakan yang saya putuskan dengan berpikir secara masak-masak."

"Karena kalau saya melakukan itu, kami berdua akan melaju ke luar lintasan dan dia, karena berada di bagian dalam, bakal memenanginya," dia menambahkan.

Kemenangan di Red Bull Ring ini jadi kemenangan ketiga Dovizioso di musim ini. Dia sementara ada di posisi dua klasemen dengan nilai 158, di belakang Marquez yang punya 174 poin. (dtk)