A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/cpanel/php/sessions/ea-php72/neraca_session06a8171b7e17c249d68bec0e20511ce4): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 156

Backtrace:

File: /home/httptran/public_html/application/controllers/Baca.php
Line: 7
Function: __construct

File: /home/httptran/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/cpanel/php/sessions/ea-php72)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 140

Backtrace:

File: /home/httptran/public_html/application/controllers/Baca.php
Line: 7
Function: __construct

File: /home/httptran/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

Nanti,Ngurus Kredit Tak Perlu SIUP,TDP

Nanti,Ngurus Kredit Tak Perlu SIUP,TDP

Oleh :Adhi
Nanti,Ngurus Kredit Tak Perlu SIUP,TDP

Transbogor.co – Ini kabar gembira bagi masyarakat yang ingin mengajukan kredit ke bank.Pemerintah akan mempermudah syarat pengajuan kredit bagi pengusaha yang sudah mengurus izin lewat layanan terpadu atau online single submission (OSS).

Rencana ini dibahas antara Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution bersama Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso.

Darmin menjelaskan pengusaha yang mengurus izin usaha lewat OSS akan mendapatkan nomor izin berusaha (NIB).

Setelah memegang dokumen ini pengusaha tak perlu lagi mengurus tanda daftar perusahaan (TDP) dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

Cuma masalahnya SIUP dan TDP masih diminta pihak bank sebagai syarat pengajuan kredit. Oleh sebab Darmin dan Wimboh membahas masalah ini agar aturan OSS dan perbankan bisa seiring sejalan.

"Karena sekarang di bank bilang masih ada urusan TDP, kan pusing kita, orang kita sudah tidak ada TDP. Itu kita tahu karena para pengusaha bilang masih ada yang minta TDP. Itu kami sinkronkan antara OSS, EoDB dengan aturan OJK," kata dia di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Darmin menjamin sinkronisasi itu tak akan memakan waktu lama sehingga pengusaha bisa lancar mengajukan kredit tanpa perlu membawa SIUP dan TDP.

"Tidak lama, hanya dia belum pernah sinkronkan. Itu mereka bilang cepat sekali katanya, seminggu juga selesai," tutur mantan Gubernur Bank Indonesia.

(adi/dtk)