A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/cpanel/php/sessions/ea-php72/neraca_session8c0b1d7f5d92f2f989fb056174adb717): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 156

Backtrace:

File: /home/httptran/public_html/application/controllers/Baca.php
Line: 7
Function: __construct

File: /home/httptran/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/cpanel/php/sessions/ea-php72)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 140

Backtrace:

File: /home/httptran/public_html/application/controllers/Baca.php
Line: 7
Function: __construct

File: /home/httptran/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

Lho?, Bupati Tunda Bangun Terminal Parung

Lho?, Bupati Tunda Bangun Terminal Parung

Oleh :
Lho?, Bupati Tunda Bangun Terminal Parung

Transbogor.co- Terganjal pembebasan lahan yang belum tuntas, pembangunan Terminal Parung terpaksa ditunda. Padahal, proyek yang menelan biaya APBD Kabupaten Bogor senilai Rp5 miliar, berlokasi di Kampung Jati, RT 02/RW 05, Desa Parung, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor saat ini sudah dalam tahap pemagaran.  

“Ya. Saat ini, pembangunan yang masih dalam tahapan awal pemagaran akan dihentikan dulu dan proyek tersebut akan dilanjutkan kembali pada tahun 2016 mendatang,"ujar Bupati Bogor, Nurhayanti disela rapat Boling (red.Rebo Keliling), baru-baru ini di kantor Kecamatan Parung.

Lalu, apakah penundaan pembangunan terminal itu karena kendala biaya? Bupati Bogor mengatakan, penundaan itu dilakukan lantaran Pemkab Bogor tengah fokus pada masalah pembebasan lahan untuk membuka akses jalan terminal.

"Kita sudah mengintruksikan kepada pihak kecamatan terkait lahan milik warga yang belum dibebaskan untuk akses keluar masuk terminal. Pihak kecamatan dengan desa harus bisa bernegosiasi dengan warga. Karena, anggaran untuk pembebasan lahan pemkab sudah menyiapkan," tutupnya. (nda/eko)