Bupati Bogor Akui Bangga Kepsek SMPN 1 Klapanunggal Jadi Kepsek Internasional

Oleh :
Bupati Bogor Akui Bangga Kepsek SMPN 1 Klapanunggal Jadi Kepsek Internasional

Transbogor.co-Terpilihnya Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Klapanunggal Kabupaten Bogor Olih Sodikul Hikmah menjadi Kepsek Internasional Indonesia Bangkok diapresiasi positif Bupati Bogor Nurhanyanti. Ia berharap terpilihnya insan pendidikan bisa membawa nama harum Kabupaten Bogor dan bisa mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor, hal tersebut disampaikan saat melepas Kepsek SMPN 1 Klapanunggal ke Thailand Bangkok di Pendopo Bupati Bogor.
 
“Ini pertama kali di Kabupaten Bogor, tenaga pengajar kita dipercaya memimpin Sekolah Indonesia Bangkok mulai tingkat TK, SD, SMP dan SMA. Kami sangat bangga, bahkan ia tidak hanya dipercaya menjadi Kepsek juga dipercaya menjadi tim seleksi calon guru di Indonesia Bangkok. Saya mendukung penuh dan mengapresiasi beliau, selain bisa mengharumkan Kabupaten Bogor juga bisa mempromosikan Kabupaten Bogor,” tegas Nurhayanti.
 
Ia juga berharap, Olih untuk bersyukur atas apa yang ia raih dan senantiasa menjadikan prestasi tersebut sebagai perjalanan karir dan jabatan tenaga pengajar menuju kesuksesan.
 
“Karena ini merupakan tanggung jawab yang besar untuk mensukseskan dan meningkatkan pendidikan Indonesia diluar negeri. Bukan sembarangan orang yang bisa melakukan itu semua, kami harap lakukan dengan penuh tanggung jawab dan mampu mengemban tugas dengan baik, serta diberikan kesehan,” ujarnya.
 
Ditempat yang sama, Kepsek SMPN 1 Klapanunggal, Olih Sodikul Hikmah mengatakan, pihaknya diberikan kepercayaan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI melalui proses seleksi yang ketat, menjadi Kepsek Indonesia Bangkok selama tiga tahun kedepan. 
 
“Harusnya juli ini saya harus berangkat, akan tetapi berdasarkan perintah langsung dari Kemendikbud pada 18 Juli 2016 ini ditugaskan melakukan sosialisasi mengenai Sekolah Indonesia Bangkok ke Pontianak. Jadi saya bersama istri dan anak berangkat ke Bangkok pada 9 Agustus 2016 mendatang,” kata pria yang akrab disapa Olih.
 
Untuk kurikulum katanya menambahkan, yang akan diterapkan di Indonesia Bangkok menggunakan kurikulum yang dipakai di Indonesia sementara untuk muatan lokal akan disesuaikan dengan kurikulum di Bangkok.
 
“Untuk program pengajaran unggulan akan kami terapkan wajib membaca Al-qur’an dan solat duha sebelum memulai pengajaran. Saya sangat bersyukur semoga amanah ini bisa saya lakukan dengan baik, dan bisa bermanfaat bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bogor dan bangsa Indonesia sendiri,” imbuhnya.